A Cup Of Tea

xst

 

Secangkir teh yang menemaniku
kepekatanmu selalu menghangatkanku

Ketika kebekuan merangsek masuk ke ulu hati

Jiwa ini penuh sesak
Tak sadar bahwa mulut ini tak diijinkan untuk bersuara
Aku diam
Menegukmu dalam dalam
Rindu perih sakit terhujam
Dan disaat ku mencoba mencabut sembilu yang menancap
Semakin kau ku tegak cepat-cepat hingga rasa itu tak pernah ada
Kesetiaanmu padaku
Melebihi kesetiaan seorang kekasih pada cintanya
Menemani setiap isak tangis dan tawa
Hingga kesepian tak berhasil menyetuh sukma
Secangkir teh yang selalu setia padaku
Aku bergumam kau diam
Aku marah kau genggam
Aku terjatuh kau menopang
Lara merintih merengek padamkan lilin
Dan kutiup namun secangkir teh tetap ku dekap
Ah..kau memang kekasihku
Dan kau tau itu…

 

 

Yogyakarta, oktober 2006

with love,

–Indah Rephi–

Advertisements

4 thoughts on “A Cup Of Tea

  1. suka teh tubruk apa teh celup?
    atau teh celup daun seperti di foto itu ya.. hehe..

    kalo enaknya sih teh tubruk doong..apalag pake gula batu, lebih nikmaat ^__^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s