Sayap Imajiner

our imaginary-wings

Pernahkah kita berhayal  memiliki sepasang sayap di punggung kita? Dengan sayap itu, kita berharap bisa terbang kemana saja yang kita mau tanpa harus terbatasi oleh jarak dan waktu. Merasakan kebebasan yang luar biasa. Terbang dan “hinggap” dari satu pohon ke pohon yang lain, dari satu bukit ke bukit yang lain.. melangkah di atas awan, bermain di atas permukaan samudera, mendarat dari satu benua ke benua lainnya… bahkan, berdendang di atas bulan dan menari bersama jutaan bintang di langit sana.

Kita sadar bahwa sayap kita pun tidak memiliki “kekuatan” yang kekal untuk terus mengepak dan menuruti kemanapun kita mau.. dan disaat sayap itu terluka, kita bahkan tidak tahu apa yang harus kita lakukan. Siapkah kita terus melayang hanya dengan satu sayap karena sayap yang lain terluka? bahkan, terus “terbang” tanpa sayap sekalipun dan berusaha mewujudkan apa yang ada di angan-angan kita, mimpi-mimpi kita?

Saya kerap membayangkan memiliki sepasang sayap di pungung saya. Seperti sayap-sayap yang dimiliki burung, unicorn, kupu-kupu… atau peri. Sayap yang indah dan lembut namun tangguh untuk menantang badai setiap saat. Sayap yang siap mengepak dan membawa saya terbang ke angkasa…

Dengannya, saya akan terbang menyatu dengan udara, menembus atmosfir mencari planet “bumi” yang lain…dan.. menatap matahari yang menyembul cantik di ujung timur sana. Atau bermain di tumpukan awan-awan putih! ya! sangat menyenangkan.. awan itu mengembang seperti arum-manis. Saya tidur diatasnya, membentuk awan itu menjadi bola-bola, bunga, wajah orang-orang yang saya sayangi.. wajah ayah.. Atau.. atau… menjadi balerina di pucuk-pucuk pohon! saya rasa itu juga menyenangkan! 🙂 Lalu, mengunjungi keajaiban-keajaiban dunia .. Menantang badai bersama angin. Sungguh menyenangkan…

Begitu mudahnya saya membangun mimpi-mimpi saya dengan sepasang sayap ini. Menciptakan satu mimpi lalu kemudian membuat mimpi yang lain. Menjadi manusia yang ini, lalu kemudian menjadi manusia yang lebih baik dari pada ini. Dan ketika saya terbuai dalam angan-angan, tiba-tiba saya harus terbangun dan berhadapan langsung dengan realita. Saat itu, saya tersadar bahwa saya sebenar-benarnya tak memiliki satu sayap pun. Kemudian saya harus berjalan, berlari dan berjalan lagi mewujudkan mimpi-mimpi saya secara realistis.

Lalu, apa yang terjadi dengan “sayap” itu?

hmm.. sayap yang saya miliki adalah sayap imajiner. Sayap yang hanya nyata dalam dunia imajinasi saya. Sayap yang merupakan replika dari “mewujudkan impian“. Saya sangat menyadari bahwa, walaupun imajiner, namun sewaktu-waktu sayap itu bisa terluka dan tak dapat terkepak. Dan saya akan kesakitan akan itu. Rasa sakit yang sangat.. dan mungkin akan saya ingat seumur hidup, karena saya merasa tidak dapat mewujudkan apa-apa yang ada di angan-angan tanpa sayap itu. Seperti seorang anak yang mendapatkan buah apel lalu buah itu jatuh dikubangan. Hancur, kotor dan tidak bisa di makan lagi. Padahal, betapa ia sangat menyukai buah itu, dan berharap apel itu bisa melegakan dahaganya.

 

Setelah itu, apakah keterlukaannya akan membuat saya menjadi tak berdaya?

terkadang, kita menjadi naif ketika dunia tidak seperti apa yang ada di dalam angan-angan dan memberikan goretan luka di hati kita. Luka yang membuat kita merasa benci atas segala sesuatunya dan mengabaikan bahwa masih banyak hal yang belum dan harus kita tahu tentang hidup. lalu, kita berubah menjadi seorang anak kecil yang merobek kertas yang sudah kita gambari dengan krayon karena gambar itu tidak seperti apa yang kita inginkan namun kita tidak bisa menghapusnya. Seekor anak burung akan terus belajar terbang, walau ia terjatuh dan terjatuh lagi ketika mencoba mengepakkan sayapnya. begitu juga saya. Saya hanyalah manusia biasa yang bisa saja terluka dengan cara apapun. Namun yang saya yakini adalah selalu ada harapan. Harapan untuk terbang, dengan atau tanpa sayap itu. Saya pun akan terus melangkah dan mencoba untuk terbang, lagi.

 

 

 

I can’t stand to fly
I’m not that naive
I’m just out to find
The better part of me

I’m more than a bird…i’m more than a plane
More than some pretty face beside a train
It’s not easy to be me

Wish that I could cry
Fall upon my knees
Find a way to lie
About a home I’ll never see

It may sound absurd…but don’t be naive
Even heroes have the right to bleed
I may be disturbed…but won’t you concede
Even heroes have the right to dream
It’s not easy to be me

*Fight For Fighting: It’s Not Easy (superman)*

 

 
Jakarta, 22 April 2009

I’ll Spread My Wings 🙂

— indah rephi —

 

 

NB:

Gambar di colong di sini looohhh….

Advertisements

79 thoughts on “Sayap Imajiner

  1. asik mungkin kalo punya sayap..kemana mana gratis n cepat, tapi kalo semua orang punya sayap nanti banyak yang dipakai ngintip orang mandi di kampung…


    hahahhhaa…

  2. Ada yang bilang kalau “berkhayal” merupakan salah satu pintu kemajuan dimasa yang akan dtg. Krn dg berkhayal dn berangan-angan kemungkinan ada usaha yg bakal d wujudkan, sperti khayalan atau angan-angan utk hidup d sorga, tentu y dapat diraih dg cr memperbanyak ibadah kepadaNya.( http://www.ziadinor.wordpress.com)

    baiklah ^^v

  3. i’ll spread my wings and i’ll learn how to fly…
    i’ll do what it takes ’til I touch the sky
    And I’ll make a wish, take a chance, make a change
    And breakaway….

    *ikutannyanyi*

    :mrgreen:

  4. yoaann..itu lagu kesukaankuuu..*sm yg it’s not easy jugaa* hahaha.. tadinya mu pake lirik lagu itu..tapi mu akupake buat tulisan yg satunya, jd yang artikel yg ini aku pake liriknya Fight For Fighting 😆

  5. kata float di lagu waltz musim pelangi yang ada di OST.laskar pelangi….jangan sampai kita merasa lelah hanya tuk sekedar bermimpi…

    masa mimpi aja lelah…ayo bermimpi…

    iya.. jangan lelah untuk bermimpi.. tapi jangan ampe mimpi terus tanpa melakukan sesuatu (yang halal) untuk mewujudkannya yaa ^^v

  6. aku sering maksa mimjem sayap ma sie burung tapi dianya gak mw ngasih hehehe… terbang ke angkasa sepertinya indah 🙂

    sis.. dapat award lagi nih di tempatku.. diambil yaq hehehe….. 🙂 🙂 🙂


    baiklah sist..insyaallah aku kerjain hehe ^^v

  7. Ada yang bilang kalau menghayal boleh – boleh aja asal jgn kterlaluan, karena dpt memberikan motivasi kpd aktivitas kita, spt kt menghayalkan masuk ke sorga, tak mnutup kmungkinan kt termotivasi utk bribadah dn slalu berdzikir ingat padaNya. (www.ziadinor.wordpress.com)

  8. dari sebuah impian akan menjadi motivasi kita untuk maju mbak dan akhirnya menjadi kenyataan 🙂

    betul.. memotivasi kita untuk terus berusaha dan berjuang utk mewujudkan impian2 kita.. jikalau gagal, bukan berarti kita harus menyerah, pasrah dan menangisinya kan? ^^v

  9. Aku juga ingin bisa terbang walopun tak bersayap.
    Naik pesawat aja deh..
    hehe.. 😛

    pesawat kn jg punya sayap wi.. sayap besi hihihihi..

  10. indah….

    janganjangan kita memang anak kembar…

    :mrgreen:

    iya ya kayaknya..soalnya banyak miripnya hihihihi…
    wahai sodara kembarku.. aku menyayangimu hahha
    ..

  11. Kak Indah mau sayap? Andai keinginan kakak terwujud apa yang akan kakak lakukan? Mau terbang ke mana dulu nih? 🙂

    mauu!! 🙂 kalo bener bs punya sayap kk pengen ngunjungin rara radesya 🙂

  12. jadi ingat syair lagu …
    “Andaikan aku punya sayap …”
    salam hangat

    <strong>”Ku kan terbang jauh.. mengelilingi angkasa..
    kan ku bawa ayah bundaku… pergi bersamaku.. melihat indahnya duniaa..”
    jadi kangen sm ayah sm ibuu..

  13. sayap imajiner akan menerbangkan jiwa dalam langit harapan dan mimpi, menebarkan semangat untuk tanah raga dan hati agar tetap subur, hijau, dan berseri

    btw saya suka banget sama lagu yang ada diatas….
    “Even heroes have the right to bleed”

    waw, Harsa, analogimu keren! ^^v
    iya..saya jg suka banget sm lagu itu.. seperti.. ada diri saya didalamnya, walau saya bukan seorang heroine 😀

  14. … memang keterbatasan, seyogyanya tidak menghalangi imajinasi dan ikhtiar tuk mewujudkan mimpi-mimpi. Dg sayap imajiner, kita bisa meminjamnya sbg wahana menjelajah relung-relung kehidupan… lam knal 😛

  15. sayap itu menurut gw sih , sebuah mimpi yg sangat luhur yg mendorong kita tuk mencapai cita-2…
    apakah betul begitu mbak indah ?

    mbak indah..kok jrg mampir seh ?

  16. waktu kecil saya memiliki sayap bulu berwarna pink, setiap sore saya pakai dan keliling kebun belakang sambil mengepak … I feel I can fly 🙂

  17. pernah koq blue berakhyal memiliki sayap namun sayap cinta………………

    ach sahabat nice banget pertanyaannya

    met berakhir pekan ya

    salam hangat dalam persahabatan

  18. Sayap imajiner…?! Bukankah setiap orang punya sayap..yang mampu menemani dan membawa sebuah arti dan semangat dalam setiap langkahnya..namun sayang,tidak semuanya menyadari hal itu..coba telusuri dan rasakanlah sayap-sayap itu dalam larikan napasMU…

  19. I want to fly well

    I want to fly well. . .

    to skyline,

    ^kok-malah-nyanyi^ hehe. . .

    wah, iya ya, haruz berjalan dan berlari tuk mewujudkannya, !

  20. Mengingatkan aq sama kata mutiara yang dikatain sama muhammad ali (petinju dunia)..”orang yang tak memiliki imajinasi tak memiliki sayap”…

    Kalo aq suka sama kata duane michals (fotografer amerika)..”aku percaya pada imajinasi. Apa yang tak bisa kulihat lebih penting daripada yang bisa kuliat”..
    😀

  21. Andai aku punya sayap….aku ingin terbang Ambon Trenggalek PP…lumayan kan kalo mudik gak perlu pusing2 beli tiket pesawat….he..he..

  22. assalamualaikum semuanya.. makasih banget udah berkunjung ke blog ini ^_^ maafkan saya krn utk beberapa waktu ini belum bs blogwalking, krn waktu dan pekerjaan :)semoga semua selalu sehat dan bahagia.. tetep semangat yaa ^^v

  23. Seandainya aku punya sayap,
    terbang..terbanglah aku
    kucari dunia yang baru
    untuk apa ku di sini (la yang punya blog gak pernah ngurus)

  24. Dear Indah,
    Manusia tanpa sayap, namun penuh semangat dan berani (mencoba) telah membuktikan pada akhirnya bisa terbang jauh lebih tinggi ketimbang burung bersayap.

    So, it does not matter to have or not to have the wings. Yang kita butuhkan adalah tetap bersemangat, upaya maksimal dan keberanian untuk mencoba dan mencoba lagi.. 🙂

  25. benar apa yang diucapkan mas Nug tuh,sahabat!
    met pagi yang membuta ya
    salam hangat selalu

    met liburan

  26. saya kalo berhayal cuma ingin memiliki 2 sayap keknya nanggung deh…biasanya hayalanku lebih tingkat tinggi hihihi…
    sudah lama g mampir ke tempat mbak indah, pakabar mbak indah..??? gmn kbr dia -pr**a-? :mrgreen:

    salam, ^_^

  27. antara mimpi dan impian pada dasarnya adalah dua hal yang saling bertolak belakang.
    mimpi, kita memasuki alamnya dan mimpi itu mengerakan kita. sedangkan impian, justru dia yang memasuki diri kita dan kita sendiri yang menggerakannya. kamu boleh membangun impian dari sebuah mimpi tapi jangan pernah berharap untuk meraihnya melalui sebuah mimpi.

  28. ‘Bagai punguk merindukan bulan’ aku kan seekor Hamster apa daya apa yang bisa diperbuat dan apa yang dipikirkan hanya makan dan makan..mungkin aku harus bersemedi dulu kalee yaa biar punya sayap seperti yang dilakukan ulat–ulat dimusim panas untuk menjadi kupu–kupu yang sedap dipandang!!wkwkwk
    meski gini–gini aku juga punya angan–angan lho!! yaitu kepingin masuk surga bersama semua orang–orang yang aku cintai termasuk para blogger “I love you blogger”
    Salam kenal hangat dari hamster kapan–kapan mampir yaa kutunggu jandamu eeh kutunggu kedatanganmu *piis* dilarang lho marah–marah sama hewan pengerat yang satu ini (sebelum digebukin rame–rame mending aku kabur duyu aah *kabuuuuur*)wkwkwkwk

  29. ada yang bisa bantu aku buat kasih infomasi tentang cara edit foto pakai adobe photoshop, terutama kasih variasi sayap

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s