Dan Semuanya Berakhir…

hedgehogs_dilema2sss

Perceraian itu, tidak pernah membawa kebaikan baik siapapun. Baik diri dua individu yang berpisah itu, anak-anaknya ataupun keluarganya… yang ada hanyalah torehan luka yang mendalam.. yang tak tahu sampai kapan akan terus menganga.

Lalu, dimanakah cinta itu?
Apakah masih sedikit bersisa untuk mendamaikan hati yang terluka?

“Jangan pendam lukamu sendirian. mari berbagi… dengan berbagi, setidaknya sedikit bebanmu akan meringan seperti kapas…”

 MAAF,S EBAGIAN BESAR TEKS SAYA TIADAKAN, TRIMS.

Jakarta, 10 Maret 2009

 

–Indah Rephi–

Advertisements

66 thoughts on “Dan Semuanya Berakhir…

  1. kadang manusia kalo sudah emosi memang lupa logika..
    lupa bahwa perceraian akan mengorbankan anak anak mereka..
    mengalahlah untuk menang…

  2. Ndah, sesungguhnya hal ini adalah masalah sikap seseorang. masih banyak lelaki dan keluarga yg bertanggung jawab. mungkin suami tantemu itu bukan termasuk didalamnya.aku mengenal seseorang, dia temanku. sitrinya nggak bisa memberikan dia anak. dan oleh istrinya, dia disuruh menikah lagi, bahkan… dia yg mencarikannya. tapi apa tanggapan temanku itu. dia nggak mau, dan dia sampai sekarangpun masih setia dengan istrinya.
    makanya aku bilang, itu tergantung dari hati dari yg bersangkutan.

  3. Perempuan itu untuk kalian lindungi dan sayangi. wahai laki2 sadarlah itu. 😀

    akupun seorang wanita sangat menghargai dan menyayangi kaumku, tentunya secara normal aku juga sayang kaum adam apalagi yang…… ;))

  4. Semoga Tante segera sembuh… and aku ngerti banged perasanaan Ente Sist,, karena aku juga meiliki kaka sepupu yang sangat aku sayang dan begitu cantiknya namun akhirnya mengalami gangguan jiwa karena ditinggal mati oleh sahabat kesayangannya.. sungguh ga pernah kusangka sebelumya, namun yakinlah ada hikmah dibalik semua itu… kita hanya bisa membantu memberikan yg terbaik untuk mereka, agar mereka selalu merasa nyaman dan dilindungi… semoga kekuatan do’a bisa membantu mreka orang2 yang kita sayangi, AMIN. 🙂

  5. wew.. sapi cantik dan seksi, indah cantik, or edwad cullen ato apalaah……, mw pake nama samaran apa jg tetep ketahuan.. , nah loe uda nuduh yg ga ga… eh nyayi malah salah….. jagalah hati lentera hidup ini ouyy… 😛

  6. Wahai laki-laki untuk itu lindungilah dan sayangilah diriku….. MINTA DUIT DOng?? 😀

    cowly sbnerx ika mahardhika paling anti hetrixx tapi niat balas dendam bikin tangan ika gatal bwat nyorat nyoret hiii… gatelll…

  7. Yang patut disayangkan adalah keterlibatan keluarga suami yang terlalu jauh. Perceraian masih mungkin, akan tetapi kalau kemudian menyebabkan banyak pihak yang terluka adalah yang menyebabkan cerai itu yang perlu dipertanyakan kedewasaannya (maaf). Apalagi jika sebenarnya antara suami istri tidak mempermasalahkan ada tidaknya anak. Dan sikap suami dalam hal ini perlu ketegasan dalam melindungi istri, bukan membiarkan semuanya terjadi

  8. tuh suaminya goblok…..maaf…gw malah ikutan emosi nih mbak…., semoga tantenya mbak indah cepet sembuh deh…

  9. wah sedh juga membaca cerita tante kamu…..
    wah kok ada yah orang kayak suami tante kamu tuh….
    kok dia kagak intropeksi dirinya……
    aku au nanya gimana dengan tu mantan suami tante kamu pa dah punya anak blom kalau blom…kamu teriaki juga mandullllllllllllllllllllllll
    baiar dia kagak kurang ajar gitu

  10. Duh.. aku ikut sedih aja..

    Aku melikat ada beberapa pasangan yang gak bisa punya keturunan lalu mengangkat anak dan memiliki keluarga bahagia hingga hari tua.. Itu adalah salah satu solusi.

    Tapi orang bisa aja punya pandangan lain.. 😦

  11. Aku turut prihatin atas musibah ini mba, dan semua sebenarnya berawal dari rasa cinta itu sendiri bila cinta mereka kuat seharusnya hal itu / perceraian itu tak harus terjadi. dan seperti mas Nug bilang mengadopsi anak merupakan hal yang seharusnya dapat dilakukan…

  12. tanteQ juga baru aj cerai dgn omQ. Pdhl dulu mereka terlihat begitu bahgaia n mesra. Nggak nyangka akhirnya mereka cerai. Rumah yg baru aj mereka benerin dn sungguh2, akhirnya dijual dan dibagi2. Yang lebih memprihatinkan, skrg sepupuQ yg sebaya dgQ pergi Jakarta n g mau balik lagi, karena g tahan dgn perceraian org tuanya.
    .. Semoga tante mbak Indah cpt pulih dan dpt berkumpul kmbli ke tengah2 keluarga, serta tabah dan diberi kekuatan untuk menerima cobaan …
    Amin…

  13. Semoga tantenya mbak Indah cepat sembuh ya…,Amin!!.Jalan terbaik adalah bersama keluarga,karena orang yang mengerti adalah keluarga sendiri.InsyaAllah…lambat laun akan pulih kembali.

  14. ya ampuunnn…

    ya memang sih, perceraian itu salah satu masalah psikologis yg berat. kalo udah kadung masuk sanatorium, keluarga en orang2 terdekat lah yang kudu tetep ngasi dukungan. jadi kalo beliau sembuh nanti, beliau selalu bisa kembali ke hangatnya kasih sayang orang2 yg mencintainya tanpa syarat.

    trus, tinggal nyari pengganti mantan suaminya deh :mrgreen:

  15. wah lha kok dibawa ke RSJ sihhh 😦

    bukankah tambah depresi nantinya?

    wahh mudah2n segera mendapat jalan keluar yang baik 😀

  16. indah cayankk..

    aku jg orang yg gak setuju dengan perceraian.. dan masih tetep bingung, kenapa banyak org yg bilang kalo perceraian adalah satu2nya jalan terbaik bagi mereka yg punya masalah dalam keluarga..hmm???

    semoga kita bisa belajar dr kejadian ini..
    dan semoga tante indah juga cepet sembuh.. 🙂

    cheers,

  17. sory to hear thats.. 😦
    semo9a tantena bisa se9era puLih kembali..
    terima kenyataan,tabah dan tawakal,itu aDalah satu fase yan9 harus dilalui dLm hidup,..

    tidak semua perceraian beakhir tra9is,ibu an9katQ men9alamina..
    dan kami anak2na menyetujui demi kebaha9ian beliau,karna itu aDalah satusatuna jalan tebaik..

    saat men9ambiL keputusan cerai seharusna suda siap Lahir bathin..

  18. baru-baru ini aku ngobrol dengan dosen yang kul s3 di ugm.ada yang harus dibedakan antara kebaikan dan kebenaran. kebenaran sifatnya mengacu pada aturan yang ada. sedangkan kebaikan merupakan sistem nilai yang tetap. apa2 yang baik belum tentu bisa dibenarkan, demikian juga kebenaran tak selalu berarti kebaikan. intinya begini keputusan cerai itu sayangnya tetap bisa dibenarkan agama karena alquran melegalkannya. dan maaf ya tik, tulisan kamu ini maksudnya baik tapi ironisnya tidak bisa dibenarkan secara agama. seharusnya masalah sepelik ini tak sampai menjadi konsumsi publik.

  19. ujian hidup yang berat.. semoga tantemu bisa melewatinya dan lulus dengan baik.. dukungan keluarga terdekat atau teman2 dekat, bisa sangat membantu..

  20. perceraian….kenapa harus bersatu bila ada perceraian…

    turut berduka mabk indah….kenapa mereka berdua tidak melakukan test secara bersama2 biar adil, jangan hanya pihak perempuan aja yang menjadi korbannya….

  21. aku ga suka dengan istilah perceraian,,,
    aku juga ga’ suka dengan poligami…
    lalu,,,
    apa yang aku suka?
    aku suka yang apa?
    apa aku suka yang?
    *hayah… jadi ga jelas gini 🙂
    udah ah.. takut ikut dibawa ke RSJ… wekss

  22. Semoga tantenya cepat sembuh ya. Memang perceraian itu gak akan pernah ada kebaikan buat siapapun, tapi yang pasti, yang paling tersakiti pastilah anak-anak yang hidup dalam keluarga yang sudah terpecah karena perceraian. Akan ada lubang-lubang kecil di hati anak-anak yang tak akan pernah sembuh sampe kapanpun…

  23. Hi.. mbaIndah salam kenal sebelumnya ya
    aku dah baca semua, tulisanya indah2 bgt…
    Semoga tanten-nya cepat sembuh ya, aku juga korban dari orang tua yg bercerai
    dan sakitnya ga pernah hilang…
    tapi aku percaya Tuhan tak pernah hadirkan masalah besar untuk kita tanpa maksud yang baik untuk kita..
    Everythings will be fine…

  24. Komunikasi yang baik ternyata mahal harganya. Perceraian saja tak cukup untuk menebusnya.
    Mestinya sang suami mampu mengomunikasikan kondisi istrinya (tante) kepada orang tuanya mati2an sehingga gak sampai bercerai. Nggak cukup cinta saja. Apalah artinya cinta klo mesti bercerai juga. Lebih baik orang bersetia saja pada komitmen (dengan usaha sungguh2) daripada membualkan cinta (meski kesetiaan juga bisa dimaknai sebagai cinta).
    Lalu juga panggilan tanggung jawab. Meski sudah bercerai, mestinya si om mesti tetap peduli pada tante. Tentu kepeduliannya ini mesti dikomunikasikan dulu dengan istrinya saat ini.
    Duh, sori, rasanya emosiku ikut tertumpah di sini. Moga tantemu segera pulih.

  25. kalo aku punya cerita ttg dua orang anak manusia *tapi ini dulu jaman mudanya dulu, lah kalo sekarang ya udah tua orangnya* yg udah merit sekian lama kurang lebih hampir 15 tahun yang telah mencoba segala cara untuk punya keturunan tapi belum dikabulkan oleh Allah.

    Belum ada keinginan untuk adopsi *orang jaman dulu gtu loo* masih berusaha punya anak darah daging sendiri.

    Hingga 15 tahun memutuskan untuk berpisah baik2 *coz sebenernya masih sayang satu sama lain*, kemudian masing2 menikah lagi dengan orang lain tentunya dan voilaa…masing2 dah punya anak yang makin lama makin banyak

    sekarang mreka ber2 malah sohiban deh.
    kadang mencintai tak harus memiliki *halahhh*

    ps : salam u tante y, smoga kembali ceria spt dulu kala 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s