Xena Yang Tergugat

kuiper-xena-2003ub313-desk-1024

#the owner of your own self#

Ratusan..atau bahkan ribuan tahun lamanya, belum ada yang menyadari kehadiranku di polar system. Aku tetap bersembunyi di dalam sabuk Kuiper. Biarlah, aku berbagi dengan sunyi dan terus mengitari matahari tanpa sesuatupun yang menyadari. Aku tetap berputar pada porosku dan tak jemu menyapanya dari kejauhan. Hingga pada masanya, eksistensiku sebagai “sesuatu” dipertanyakan.

aku.. aku yang tersembunyi di balik sabuk Kuiper. wajar saja jika eksistensiku dipertanyakan. karena aku.. aku mengelilingi matahari dengan kemiringan 45 derajat terhadap bidang orbit planet-planet lainnya. aku berbeda… tapi, apakah ini yang menyebabkan mereka menggugat eksistensiku sebagai “sesuatu”?. ah… aku resah… lalu, akan seperti “sesuatu” apakah aku ini?

Siang tak selalu terang, dan malam tak selalu gelap. aku ingin bertanya padamu saja.. iya, begitu saja. Karena kepadamu, aku terus aku terus ada dalam orbitku. dan kepadamu lah, seluruh planet yang ada di galaksi ini bergantung.

“matahariku… apakah kamu lelah menemaniku?”.

“ tidak cantik. Keberadaanmu selalu membuatku membara.”

“walaupun tak “sesuatu” pun yang menyadari eksistensiku?”.

“kenapa harus kamu pertanyakan jika memang pada akhirnya, tanpa pertanyaan itupun, aku selalu ada disini bersamamu? ”.

Ah biarlah… ku biarkan saja dia. Dia adalah candu yang terus membuatku mabuk kepayang. Candu yang membuatku ketagihan dan tak henti mengitarinya.

“bolehkah aku berkeluh padamu?”

“apa yang merisaukanmu cantik?”

” bilakah semua menggugatku dan menganggap aku tidaklah pantas untuk disebut sebagai planet. Aku dianggap terlalu mini untuk disebut planet. apakah nantinya kamu akan berubah?”

“lihatlah aku. adakah sesuatu yang membuatku berubah padamu, sayangku?”

“matahariku..Aku sadari, dibandingkan dengan Merkurius, Venus, Bumi, sampai Neptunus, aku memang tak ada apa-apanya. Aku hanya sebesar Luna, satelit bumi. aku hanyalah sesuatu yang terus bersembunyi di sabuk Kuiper ini.”

“lalu, biarkan ku bertanya… siapa kamu?”

“aku hanyalah ‘sesuatu’ … ‘sesuatu’ yang eksis dan terus mengitarimu..”

“apa kau keberatan jika aku menyebutmu asteroid… meteor..brown dwarf planet atau bahkan pecahan dari bintang-bintang yang bertubrukan?”

“tidak…”

“lalu, apa yang kau risaukan? tanpa atau adapun julukan itu..km tetap menjadi ‘sesuatu’ yang sama, Xena ku. Xena yang selalu mengitariku. dan cahayaku akan terus… perpijar untukmu…”.

aku terdiam dan memandangimu dng binar yang sama, tersenyum padamu. Lalu, apa lagi yang ku risaukan? mereka hanyalah “sesuatu” yang tidak berpengaruh terhadap eksistensiku sebagai “sesuatu”. jadi, mengapa aku hiraukan? aku adalah “sesuatu” yang eksis dalam tubuhku sendiri. aku bergerak, aku berlari, aku berputar… lalu, apa yang mereka risaukan akan aku?

***********************************
mengapa kita mesti risau atas apa yang orang lain pikirkan? atas apa yang orang lain katakan? kita hidup dalam tubuh kita sendiri. kita berhak atas segala sesuatu yang ada dalam diri kita sendiri, kita berhak atas hidup kita sendiri. kita hidup dibekali akal dan pikiran agar kita bs memilah dan memilih mana yang baik dan mana yang tidak baik. Punya prinsip hidup itu penting agar kita tidak mudah untuk dikendalikan oleh orang lain.

jadilah tuan bagi dirimu sendiri.

Advertisements

58 thoughts on “Xena Yang Tergugat

  1. setuju banget…

    emang kadang penting untuk memperhitungkan pandangan orang lain…
    tp terkadang lebih banyak memperhitungkan pendapat orang lain membuat kita tak lagi menjadi diri kita yang sebenarnya…
    hingga akhirnya tak tahu apa yang terbaik untuk diri kita sendiri… karena selalu dalam bayang2 pandangan orang lain 🙂

    betul banget mbak inge 🙂

  2. eloh tuh cantik kok mbak…secantik tulisan eloh.
    instrospeksi diri kyknya inti dari tulisan eloh ya…
    🙂

    bisa jg disebut introspeksi diri..tp lebih mendekati pada kalimat, “well, this is our life, knp kita mesti pusing2 mikirin apa yg orang bilang&apa yg org pikir ttg kita. kenapa kita mesti jd org yg bs dikendalikan org lain? knp kita mesti ikut2 ogr lain? duplikator, imitator?? plis deh, kita adalah tuan dari tubuh kita sendiri, pemilik dari diri kita sendiri * np mengingkari kalo kita adalah milik Tuhan seutuhnya*, just be ourself. kita pny style dan jalan hidup sendiri”.

  3. kita berhak bahagia
    tak perlu risaukan saat tatapan datang sebelah mata

    kita berhak tersenyum adikku 🙂

    betul itu mas 🙂 saya setuju… kita harus menjadi the real driver, selain Allah, atas hidup kita sendiri 🙂

  4. Kerisauan yang telah menemukan solusinya sendiri. Buat apa risau, sementara orang lain tidak merisaukan dirinya sendiri?

    ho’oh mas…betul banget.. *lah ko dari tadi komen saya cuman betul betul aja ya mas? hehehe*

  5. sebuah pengandaian yang menarik dan menyentuh. Dan biasanya kita akan sangat terpengaruh pada pendapat orang terhadap diri kita secara berlebihan. Pendapat orang perlu kita dengar namun kita musti memiliki prinsip sendiri


    🙂 kita hidup dibekali akal dan pikiran sm Tuhan agar kita bs memilah mana yg baik dan mana yg tidak baik. sebagai orang yg hidup bersosialisasi,setidaknya, kita punya prinsip hidup sendiri tnp mengingkari hakekat kita sebagai manusia.. intinya, jgn gampang disetir orang lain hehehe… 🙂

    🙂

  6. mendengarkan pendapat atau kritikan orang lain emang perlu, tapi kita juga harus memiliki persiapan dalam diri supaya ndak terjebak oleh pendapat/kritikan orang laen.. Belum tentu pendapat orang laen itu benar..

    Thx dah mampir..

    sama2.. makasih jg udah mampir ya 🙂

  7. ya meskipun kita harus jadi diri sendiri..tapi kita perlu dengar pendapat orang lain,karena kita hidup bermasyarakat.

    baiklah.. yg penting kita harus tau rambu2nya.. kangan sampai kia hidup dibawah kendali orang lain 🙂

  8. Kadang kita harus jadi diri sendiri,
    tapi kadang kita juga perlu nerima saran yang lain :]

    Salam kenal 😉

    baiklah… saya setuju \(^^)/
    salam kenal kembali yaa.. 🙂

  9. Ya memang terkadang kita merasa ragu atas eksistensi diri kita sendiri, merasa kurang ini lah kurang itulah..

    Seribu satu alasan yang intinya masih saja tidak puas dengan dirinya saat ini..

    Jadi menjadi diri sendiri dan berusaha melakukan yang terbaik sebisanya…

    Salam…

    baiklah joko \(^^)/

  10. Sippp nice post….

    tapi saran/kritik dari orang lain juga perlu didengar,trus dikaji (walahh 😀 ) kalo emang untuk kebaikan kita juga ya okelah 🙂

    saya idem sm mbak retie 🙂

  11. xena bukannya cewek preman yang gahar itu…?
    wuah…ndak jadi komen takut dituaboki.

    pokoknya elo adalah elo…

    betul..tp Xena yg saya maksud disini adalah nama Planet yang masih diperdebatkan di kalangan astronom krn struktur dan bla bla bla nya yg tidak seperti definisi planet yg mereka buat. spt pluto yang udah ditendang dari daftar anggota planet di galaksi Bima sakti ini 🙂 search di google deh, pasti ada penjelasan ttg planet Xena ini 🙂

  12. uaaaahhh .. kerennn ..
    satuju2 ..
    kita kudu bisa jadi diri sendiri tanpa memperdulikan pendapat orang lain .. hehe

    makasih agung agraria udah mampir heheh.. agung agriza deng 🙂

  13. memang kita berhak menjadi diri kita sendiri tapi…
    ketika ada salah satu planet keluar orbit, pasti diluar kendali planet lain dan akhirnya… waduuh…
    semoga orbit itu terus terjaga untuk diri sendiri dan orang lain 🙂

    dia bukannya keluar orbit, tp memang dia ditempatkan diposisi itu, jk dia memaksakan berada di orbit planet lain malah merusak sistemnya… hidup kan simetris dan asimetris..yg penting dia masih berada didalam sistem tanpa harus menganggu orbit planet lain kan? hehe…

  14. timothy Mc Veigh… yang ditembak mati karena ngebom Oklahoma City (tapi kok gak di sebut teroris ya 😦 ) bilang:

    I’m the master of my fate tapi kayaknya gak pantes kalo orang muslim yang bilang 🙂

    lho gimana sih komen kok asal njeplak 😀

    kalo muslim bilang gitu pasti langsung diburu amerika mas whahaha…

  15. horeeee 3 kali :mrgreen:

    sori mbak… lagi barusan gabung sama BGKH (blogger Gila Komen Hetrix ) :mrgreen:

    ada betulan ya mas komunitas BGKH?? gabung aaaahh hehehe..

  16. tenang aja mbak, biarpun tidak di perhatikan atau terkadang di hujat, langit tetap akan berjalan di jalannya…

    dan tidak akan bertabrakan sampai pada waktunya…

    nyambung gak sih ini….hehehehe

    nyambung ko mas.. tenang aja… kalo ga nyambung nanti bs disambung2in wahaha.. btw, tetep nyambung ko mas 🙂

  17. kita ada memang karena keberadaan kita, apa kata orang perlu kita dengar, bukan berarti harus selalu kita turuti

    setuju sm mas sunarno, hidup harus punya prinsip dan jadilah driver bagi hidup kita sendiri.. tp bukan berarti kita melupakan hakekat kita sebagai manusia, ya kan? 🙂

  18. Org boleh saja mnyebut diri kita ini apa dan siapa, tp kita sndirilah yg tau kebenarannya. Dan org yg bijaksana jua lah yg dpt mnempatkan dirinya dmana. Happy weekend ya..

    \(^^)/
    happy weekend jg mas 🙂

  19. ya………. hidup tidak usah memikirkan orang lain manakala itu berkibat buruk untuk mereka. Tapi kita perlu memikirkan orang lain jika itu baik untuk mereka.

    hhmmm… baiklah arif \(^^)/

  20. gambaran penerawangan diri kepada benda antariksa
    yah liku rasa memang mengembang manakala kita selalu menelaah dan menganalisa
    tetap semangat dan sukses selalu

    makasih banyak mase… tetep semangat jg yaaa \(^^)/

  21. kita berhak bahagia
    tak perlu risaukan saat tatapan datang sebelah mata itu
    kita juga berhak tersenyum …:D

    yap! kita berhak atas itu semua 🙂 makasih mas udah mampir 🙂

  22. sangat megah!!!
    ane suka ini mbak, sungguh2 mampu meyakinkan ane akan maksudnya….
    trims mbak….ane suka ini…BENER2!!!

    aku jg suka padamu Die hehehe…

  23. tapi tetep kita butuh suara orang lain agar langkah kita tetep sesuai yang kita harapkan

    betul.. kadang kita jg butuh pendapat orang lain. tp jangan membuat diri kita jd spt orang lain *kalo yg positif dan baik2nya sih ga papa* ya kan kak? 🙂

  24. Gw suka kata “Asteroid” kok rasanya itu loh bagian dari mimpi tentang bintang jatuh……..

    tp aku ko ngebayanginnya roti ya mbak?? hehehe *dasar gembul nih orang 😀 *

  25. Kalo Xena …wah gw inget Princess itu deh yang kekar … Xena yang siap menghajar lawannya… wuduh ahhh takut ah sama Indah… ntar kena hajar…ciatttttttzzzzzzzz…. ngibrittttttzzzzzzz

    wahahah…mbak is bisa aja…
    rasakan ini, kentut mautku…hiiiyaatt…ciyyaaatt… “bruuuuttt…!!!”.

    kaburrrr aaaahh…

    ehehehe

  26. iya…kenapa bingung ma orang laen..??? 😛

    orang laen perlu seh buat kontroling diri., tapi klo dah sampe meginvasi diri kita sendiri…pliss dehh… 😀

    hihihihihi.. bingung saya mw komen apa? idem aja deh 🙂

  27. sukses ya mbak….. jangan lupa add aku di list undangan 😀

    *ikutan hetrik.com* 🙂

    lhe??sapa yg menyebarkan gosip ttg undangan?? wahahaha… aku tau siapa diaaa!!! wihihihii…
    baiklah.. insyaallah.. soon .. tunggu yaa 🙂

  28. ih waw… keren bgt analoginya….
    yupzz btul… kita harus punya prinsip.. tapi menurut aku prinsip yang kita miliki tuh haruslah fleksibel. fleksibel maksudnya harus bisa berevolusi terhadap zaman yang berbeda..gx kaku dan hasilnya akan tidak baik terhadap lingkungan atau orang di sekitar kita… prinsip kita pun harus mutakhir dan bisa berasimilasi untuk membentuk paduan prinsip yang tadi saya bilang fleksibel, tetapi jantung dan hati prinsip kita tetap lah kaku dan selalu terprotokoler agar tidak hancur.. by the way itu menurut aku loh…hehehehe

    baiklah, i appreciate it 🙂

  29. Berat nie postingan nya….

    Kita harus jadi diri sendiri tapi kita tidak hidup sendiri, jadi …. menjadi diri sendiri itu ada batasan nya

    He he he… just a thought 🙂

    i appreciate it, Angga… menjadi diri sendiri bukan berarti harus mengabaikan orang lain, bukan? 🙂

  30. It’s your life,
    your choices,
    your decisions,
    and your consequences.

    Menjadi Tuan buat diri sendiri adalah baik.
    Tapi wajib untuk terus mengingat kapasitas diri sendiri; bahwa somehow, we need others to complete us…
    So…
    selama memang itu bermanfaat untuk membantu kita menjadi the better us, biarkan saja…. 🙂

    two thumbs up for mbak la ^^v kita memang perlu mendengar pendapat org lain, tp jangan sampai kita di kendalikan sm orang lain.. betul ga mbak ? hehehe

  31. “matahariku..Aku sadari, dibandingkan dengan Merkurius, Venus, Bumi, sampai Neptunus, aku memang tak ada apa-apanya. Aku hanya sebesar Luna, satelit bumi. aku hanyalah sesuatu yang terus bersembunyi di sabuk Kuiper ini.”

    Mba, salah ketik tuch :-).

    Isinya dalem 🙂

    yg bener gimana mas? aku cek di katalog astronomi tulisannya begitu nih mas :mrgreen:
    hehehe…

  32. very nice.. keberadaan, pengakuan, pertanyaan, akan berhenti dg sendirinya jika xena mampu memaknai filosofi amanah. apapun dimensi elemen tsb, pasti diciptakan utk selalu berguna oleh Rabb, percayalah..

    iya mas ^^

  33. sayangnya saya bukan xena, tapi sinna. wikikik, ajep, asal jeplak niy mbak. . . hehe,, mau baca lagi ah…. :: sinna telmi m0de on :: :mrgreen:
    baca lagi turn on

    hehee… ada2 aj km ya :mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s