Hanya tentangku, itu saja
April 10, 2009

Di depan komputer ini, tiba-tiba airmata saya mengalir begitu saja. Ada perasaan yang ntah mengapa, meledak tanpa permisi. Tidak..tidak..tidak.. ini bukan tentang dia. Tapi tentang sesuatu yang ada di dalam diri saya.
mengapa harus menangis?
“Menangis”, saya benci sekali kata itu. Karena dengan menangis, orang dengan begitu mudahnya tahu bagaimana keadaan saya, suasana hati saya. bahkan dengan seenaknya menebak-nebak, meraba-raba apa yang sedang terjadi dengan diri saya.
Kadang, jika rasa ini muncul, ingin rasanya saya bersembunyi di dalam lemari, atau mengunci pintu, menutup rapat jendela kamar, duduk diujung ranjang dan memeluk kedua lututku erat-erat…
mengapa kita harus menangis? saya benar-benar tidak menyukai menangis even dengan menangis kita bisa melepaskan segala penat. Karena itu, saya tidak ingin menangis.
Tapi kali ini berbeda.. airmata saya dengan begitu mudahnya mengalir dari kedua sudut mata dan saya membiarkan diri saya menikmati proses ini. Saya membiarkan semuanya terlepas. Membiarkan mata saya memerah dengan air yang menggenang di pelupuk mata yang pada akhirnya membeludak dan mengalir tanpa henti untuk beberapa menit saja. Tanpa harus merisaukan orang lain melihatnya atau tidak. Tanpa harus merisaukan kondisi mata yang akan membengkak sesudahnya.
Lupakanlah…
Waktu akan terus berjalan dan tak seorangpun yang mampu mencegahnya.
Pelangi di atas pohon-pohon beton, 10 April 2009
–indah rephi–
Ayah, ibu, kakak… Tanpa kalian, tidak ada yang sempurna dalam hidupku ini. terimakasih telah mengizinkan aku untuk memutuskan sesuatu yang akan membawa perubahan signifikan dalam hidupku. Terimakasih… aku merindukan kalian…




April 10, 2009 at 9:43 am
wah..wah..wah…kenapa ini?
everything’s gonna be alright…
semoga berakhir bahagia….kan hidup penuh keajaiban.
April 10, 2009 at 9:49 am
waduh…, jadi speechless neh
suka serba salah kalo ngadepin orang yang menangis
gimana dunk ? huaaaaaaaaa ….
April 10, 2009 at 11:21 am
menaNgislaH jika hArus menaNgis mBa..
hieKz..hieKz..cRoott….;(
April 10, 2009 at 11:25 am
Menangis membuat plong dan sehat mbak…
April 10, 2009 at 12:03 pm
nangis aja mba’..
bs dijadikan ‘pencuci otak’ walau memang paling g enak kalo menangis dihadapan orang lain..
yuk mba’ nanis cama2
huhuhuhu (loh?)
April 10, 2009 at 12:48 pm
ente knpa sist….??
menagislah dipundakku jika itu membuatmu lega…
Rindu n mengingat setiap kenangan kadang memang terlalu indah bwat ditinggalkan, tanpa sadar u’r tears fall…
i c… looking my eyes, we are.. all u’r friends always with u in happy n sad.. SMILE ^_^
April 10, 2009 at 12:49 pm
SMILE

biar cantik lagi yah
April 10, 2009 at 12:53 pm
Sesekali menangis perlu dan bukanlah kehinaan.
Artikel terbaru dari Murid Baru: Cerdas Bermedia dan Cerdas dari Media
April 10, 2009 at 1:01 pm
Pohon2 bton tu paan?
April 10, 2009 at 4:25 pm
haduh .. ono opo mbak :-/ koq koe tiru2 aq seng lagi bete, bad mod yoan ?? hufff…. mati bareng wae yo …
April 10, 2009 at 5:00 pm
nangisnya jangan didepan komputer, ntar air matanya jatuh ke keyboard, lha trus potensial terjadi kerusakan pada komputernya deh.. lalu, gak bisa nge-blog dan pesbukan lagi deh.. jadi, jangan nangis depan komputer ya.. hehe..
April 10, 2009 at 6:31 pm
Jd ingat kata2nya si faiz sama ma2nya di cinta fitri td mlm (episod 148),dmana faiz marahin mamanya yg nangis,,jiah..kok nyampe situ..:-P,hi5
But,ku doakan, smoga smwa brakhir dg bhagia..:-D..keep smile pliss..
April 10, 2009 at 11:17 pm
slama nangis blom jadi dosa, nangis aja mba, gapapa
April 10, 2009 at 11:37 pm
Gpp kalo menangis dari pada dipendam2.
April 10, 2009 at 11:51 pm
Terkadang menangis tu diperlukan n menyehatkan jiwa..tpi jgn terlalu sering..khlo malu sembunyi ajah..hehehe
April 11, 2009 at 12:13 am
jadi ikutan terharu nih, kelihatannya ada seseoarang yang susah dilupakan..dulu aq spt itu, tapi setelah sadar bahwa itu hal yg bodoh dan hanya buang2 waktu, akhirnya enggak lq, hidup ini terlalu indah untuk di buramkan….keep smile
April 11, 2009 at 12:26 am
jadi ingat pelatihan di sekolah beberapa minggu yg lalu,,
kurasa kami, semua siswa menangis,,,
menangis karena ingat akan kebesaran Allah, menyesali segala kekhilafan, menangis haru atas jasa2 orang2 di sekeliling qt, menangis untuk semangat baru, , ,
asal jangan menangis karena bersedih hati
April 11, 2009 at 12:31 am
sesekali bolehlah buat kesehatan
April 11, 2009 at 2:34 am
keluarin semua…
April 11, 2009 at 4:23 am
Bagi saya, menagis adalah kenikmatan. Tentu saja tanpa diketahui orang lain. Kalau dikantor dan ingin menangis saya akan gunakan ruang meeting saat tidak digunakan, pura-pura otak-atik Black Berry…heheheh
Kalau ruang meeting digunakan, wajah saya akan saya dekatkan ke monitor sehingga muka saya gak kelihatan, dan teman-teman menganggap saya sedang sibuk sehingga segan untuk mengganggu…hehehehe
Menangis adalah anugerah, indikator kekuatan sensitifitas kita, berbahagialah bisa menangis karena tidak semua orang bisa menangis.
April 11, 2009 at 12:08 pm
Menangislah, luangkan hatimu sejenak….
?????
April 11, 2009 at 12:18 pm
jadi malam minggu ini u mau menangis………?
nggak papalah…yang penting nangisnya bukan karena blue ya kan? heheheh………..
semoga menyenangkan harimu sahabat
sala hangat selalu
April 11, 2009 at 6:57 pm
Mungkin ucapan yang tepat untuk postingan ini: “selamat menderita kebahagiaan” (pinjem ungkapan temen).
April 12, 2009 at 2:01 am
Dear Indah,
Aku merasakan getar kuat dibalik tanggis itu. Sangat wajar mencapai titik dimana jiwa dan hati bergetar kuat untuk sesuatu yang akan sangat menentukan perjalanan hidup kita. Apalagi jika pilihan langkah itu tak selalu sejalan dengan ’semua’ kepentingan lain disekeliling kita. Sesuatu yang ‘baik’ sering kali tak mudah diraih. Dan, dalam moment2 tertentu, gak perempuan gak laki (walaupun laki2 sering sembunyikan ini), selagi mereka masih merupakan manusia dan punya rasa, kadang airmata tu gak akan bisa keluar tak tertahankan… Biarkan aja mengalir sesaat dan alirkan kegundahan yang menyertainya sesaat atau bahkan kebahagiaan yang berlebihan sesaat.. Itu akan membantumu. Dan setelah reda..
Keep moving forward positively, ok..
April 12, 2009 at 5:49 am
ehm…duh siap tuh…kapan donk de….
April 12, 2009 at 5:55 am
hhmm pastinya mereka saudara dan orang tercinta akan memberikan yang terbaik buat kamu de…
April 12, 2009 at 7:28 am
mbaknya dapet gambar2 yg kaya d atas ntu darimana?
bagus benget. apalagi yg singa..
kasi link nya dunk.
April 12, 2009 at 1:56 pm
Kok jadi cengeng gitu sih, smangat dong. Seperti Indah yg dulu. Keep smile
April 12, 2009 at 3:15 pm
Sobat..menangislah..selama kau masih bisa menangis.
Maafkan atas kata SanG BaYAnG yg kurang berkenan,semoga kita masih dpt bersua.
Salam..
April 12, 2009 at 5:05 pm
kadang saya juga menangis…menangis itu perlu kok mbak
April 13, 2009 at 4:49 am
Aaaahh.. Pasti Indah sedang menangis bahagia karena akan segera dipersunting oleh kangmas Dwi Agung Prasetyo hehe.. Pasti menangis terharu juga ya karena ingat ortu dan saudara2.
Tapi percayalah mereka pasti bahagia untukmu, demikian juga dengankuuu.. I’m so happy for u
Ayo tersenyum.. Kamu akan segera melalui jalan yang bernama BAHAGIA itu..
April 13, 2009 at 4:49 am
weks indah kalo nangis kok tambah jelek ya..
mending SENYUM aja walau hati menangis
keq lagu peterpan.. hihihi
April 13, 2009 at 6:28 am
gw gg suka kalo mbak indah nangis…
mending ketawa atau senyum aja…
April 13, 2009 at 6:37 am
Tangisan itu ungkapan jiwa. Jadi, menangislah untuk mengekspresikan jiwamu…
April 13, 2009 at 7:10 am
menangis itu wajar kok mbak…
kalo nggak wajar buat apa air mata diciptakan…
ya wis tho…
sekali2 nangis ya ndak papa…
asal jangan tiap hari aja…
kasian matanya…
April 13, 2009 at 9:25 am
Usah engkau menangis tetapi tataplah mataku
April 13, 2009 at 11:42 am
selamat malam sahabat
selalu ada kebaikan dalam perjalanan langkah langkahmu
itu harapan blue untuk mu sahabatku
salam hangat dalam dua musimnya blue
April 14, 2009 at 4:47 am
waahh lama gak kesini ehh…. yang didatangi sedang nangis…
cup–cup–cuppp
**pak heru mode on
*
April 16, 2009 at 12:59 am
ikutan hiks hiks
byme
April 20, 2009 at 4:49 pm
kadang menangis itu perlu mbak tuk meluapkan perasaan di hati kita…
kata dokter, menangis jg menyehatkan mata lho mbak..